Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 November 2010

Kisah Seorang Ayah


Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…… Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?


Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)


Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? “Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti… Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa Ketika kamu menjadi gadis dewasa….

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.


Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan… Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu….. Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia…. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik…. Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik…. Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih…. Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya…. Papa telah menyelesaikan tugasnya….

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .


Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..

Jika kamu sayang papamu, katakan padanya dengan bangga!!!

(Dari: kaskus)

Read More...

Sabtu, 08 Mei 2010

Perawatan untuk Bibir Indah


  1. Oleskan Lipbalm alami untuk melindungi bibir.
  2. Lakukan pijatan ringan pada bibir dengan krem khusus bibir dan oleskan sedikit pada bibir saat malam hari untuk perlindungan alami.
  3. Rendam teh celup hitam pada air hangat lalu tekan-tekan pada bibir selama tiga menit. Ini akan meningkatkan kelembapan pada bibir kamu.
  4. Untuk membuat bibir rileks, buat masker alami dengan jus pepaya yang kental. Letakkan di handuk lembut dan gosokkan perlahan di sekitar bibir. Biarkan selama 10 hingga 15 menit, basuh dan oleskan lipbalm. Pepaya memiliki kandungan enzim yang berfungsi mengelupaskan dan dapat membantu mengelupas kulit mati di bibir serta menghaluskannya pula.
  5. Jangan menjilat bibir berulang-ulang karena itu membuat bibir menjadi kering.
  6. Bersihkan lipstik sebelum kamu mau tidur dengan pembersih khusus bibir dan tetap oleskan pelembab bibir sebagai perlindungan.
  7. Jangan lupa oleskan lip balm sebelum memakai lipstik.

Read More...

Agar Doa Terkabul



Dikutip dari buku berjudul "Agar Doa Terkabul"

A. Waktu Mustajab untuk Berdoa

  • Sepertiga malam terakhir
  • Saat dikumandangkan adzan dalam jeda waktu sampai iqamat
  • Hari jumat

  • Hari Arafah
  • Malam lailatul qadar
  • Setelah selesai shalat fardhu
  • Di akhir waktu ashar


B. Tatacara Berdoa

  • Kontinyu dan sungguh-sungguh dalam berdoa
  • Menghadirkan hati, khusyu’, dan benar-benar merendahkan diri di hadapan Rabb, sebab Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang lalai.
  • Memakan dan meminum dari rizki yang halal.
  • Tidak mendoa untuk memohon sesuatu yang mengandung dosa, memutuskan silaturrahim, serta tidak meminta agar doanya cepat dikabulkan.
  • Mengawali dengan membaca hamdallah dan shalawat kepada nabi; dilanjutkan tobat dan istighfar sebelum memohon doa.
  • Mengeluarkan shadaqah sebelum berdoa
  • Berkeyakinan doanya akan dikabulkan.

C. Adab dalam Berdoa

  • Mengangkat kedua tangan
  • Bersungguh-sungguh dan tanpa ragu dalam berdoa
  • Berdoa dengan suara lirih
  • Memanjatkan puji-pujian dan shalawat nabi sebelum mengemukakan inti doa.
  • Berkhusnudzon kepada Allah
  • Mengakui dosa-dosa
  • Memulai doa untuk diri sendiri
  • Berdoa dengan kata-kata singkat padat dan jelas.


D. Orang-orang yang Dikabulkan Doanya

  • Orang yang kepepet
  • Seorang muslim yang mendoakan sodaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan
  • Orang yang terdzhalimi, meskipun kafir
  • Anak yang berbakti pada kedua orangtuanya
  • Muslim, selama dia tidak berdoa untuk kezhaliman atau untuk maksud memutuskan tali silaturrahim, atau tidak pernah berucap : aku sudah berdoa, tetapi kenapa belum juga dikabulkan? Jangan pernah bilang seperti itu.


E. Tanda-tanda Dikabulkannya Doa

  • Rasa takut
  • Menangis
  • Tubuhnya gemetar (takut pada Allah)
  • Adakalanya menggigil dan pingsan
  • Hati merasa tentram, tenang, dan jiwa menjadi semangat
  • Jadi cekatan dalam bertindak
  • Mengeluarkan derma pada sesama
  • Memuji Allah, merendahkan diri dihadapan-Nya


Read More...